🫵Dibaca footnotenya🫵.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata:
“Nabi ﷺ mengajarkan beberapa bentuk zikir kepada kaum muslimin selepas shalat:
Pertama, bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali, bertakbir 33 kali. Jumlahnya 99. Hitungan 100 digenapkan dengan bacaan: Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir1.
Kedua, dibaca masing-masingnya 25 kali, dan tambahan bacaan La ilaaha illallah (juga 25 kali)2.
Ketiga, dibaca 33 kali—tanpa diakhiri dengan Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir—3.
- Dalam Sahih Muslim, no. 597. Rasululloh ﷺ bersabda yang artinya, “Barang siapa yang selepas shalat fardhu bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali, bertakbir 33 kali, kemudian digenapkan menjadi seratus dengan bacaan: Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-in qadiir, maka keutamaanya adalah dosa-dosa kecilnya akan diampuni walaupun sebanyak buih yang ada di lautan.”
↩︎ - Dalam Musnad Ahmad, no. 21600, dengan sanad yang shahih. Sahabat Zaid bin Tsabit berkata, “kami diperintah selepas shalat untuk bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 34 kali. Suatu malam seorang sahabat Anshar bermimpi didatangi seseorang yang bertanya kepadanya, ‘Apakah Rasululloh ﷺ menyuruh kalian bertasbih setiap selesai shalat fardhu dengan jitungan sekian dan sekian?’ Sahabat Anshar itu menjawab, ‘Iya’. Sosok itu berkata lagi, ‘Ubah hitungannya masing-masing jadi 25 kali, dan tambahkan bacaan tahlil di dalamnya’. Pagi harinya, sahabat Anshar itu menemui Nabi ﷺ dan menceritakan mimpi tersebut. Rasulluoh ﷺ lalu bersabda, ‘Lakukanlah‘.” (al-Khatib at-Tabriizi, Misykaat al-Masaabih, no. 973, tahqiq dari Syaikh Albani) ↩︎
- Dalam Shahih Muslim, no. 595. Rasululloh ﷺ bersabda yang artinya, “Maukah kalian kuberitau sebuah amalan yang apabila kalian lakukan, maka kalian dapat mengejar orang-orang yang telah mendahului kalian, dan tidak ada seorang pun yang dapat mengejar kalian, serta menjadi yang terbaik di antara orang-orang sekitar kalian, kecuali jika ada yang melakukan amalan seperti yang aku beritau ini?” Para sahabat menjawab, “Tentu, wahai Rasululloh ﷺ.” Rasululloh ﷺ melanjutkan, “Kalian bertasbih, bertahmid, dan bertakbir tiga puluh tiga kali setiap kali selesai dari shalat fardhu1.” ↩︎