Syaikh Ibnu Jibrin rahimahullah berkata, “Tidak mengapa mengulang surat yang sama dalam satu rakaat, namun hal itu menyelisihi yang utama (khilaf al-awla). Yang lebih afdal adalah membaca surat lain, baik dalam satu rakaat yang sama maupun di antara dua rakaat. Sebab, praktik lumrahnya sejak zaman nabi hingga masa kita sekarang adalah seseorang membaca satu surat atau beberapa ayat dalam satu rakaat, kemudian pada rakaat berikutnya ia membaca surat atau ayat yang lain. Akan tetapi, tidak dilarang jika ingin mengulangnya berdasarkan keumuman firman Allah Ta’ala yang artinya: ‘Maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an.’ QS. Al-Muzammil: 20”
Selesai kutipan dari Fatawa Islamiyah (1/304), cet. Dar Al-Watan: Riyadh.