Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ berkata kepada Bilal ketika Subuh: “Wahai Bilal, ceritakan kepadaku amalan apa yang paling engkau harapkan dalam Islam, karena aku mendengar suara langkah sandalmu di depanku di surga.”
Bilal menjawab: “Tidak ada amalan yang paling aku harapkan di sisiku selain ini: setiap kali aku bersuci, baik pada waktu malam atau siang, aku pasti shalat setelah bersuci tersebut semampu yang Allah Ta’ala takdirkan bagiku.” (HR. Bukhari, no. 1149)
Kata “bersuci” (طَهُورًا) di dalam hadis bisa dibaca dengan dhammah (طُهُورًا) atau fathah (طَهُورًا). Istilah ini mencakup semua jenis bersuci, yaitu wudhu, mandi wajib (junub, haid, atau nifas), dan tayamum.
Imam Ar-Ramli1 berkata: “Disunnahkan shalat dua rakaat setelah wudhu. Imam Al-Bulqini2 menyamakan hukumnya dengan mandi wajib dan tayamum, sehingga seseorang dapat meniatkan sunnah tersebut (shalat sunnah setelah wudhu) setelah ia melakukan mandi wajib atau tayamum.”
Wallahu Ta’ala a’lam.
Referensi:
- Dalil al-Falihin li-Turuq Riyadus Salihin karya Ibnu ‘Allan, jilid 6, hal. 615.
- At-Taudhih li-Syarh Jami’ Shahih karya Ibnu Mulaqqin, jilid 9, hal. 117.
- Nihayah al-Muhtaj ila Syarh al-Minhaj karya Imam Ar-Ramli, jilid 2, hal. 122.
- Beliau adalah Imam bagi dua tanah suci,Syamsuddin Muhammad bin Ahmad bin Hamzah Ar-Ramli. Murid dari Syaikhul Islam Zakariya Al-Anshari. Wafat tahun 1004 H. (Sumber: Al-Badru Thaali’ karya Asy-Syaukani) ↩︎
- Beliau adalah seorang Imam, Syaikhul Islam, bergelar Al-Hafizh, ahli fikih, Sirajuddin Abu Hafsh Umar bin Ruslan al-Kinani asy-Syafi’i, guru dari Al-Hafizh Ibnu Hajar. Wafat tahun 805 H. (Sumber: Thabaqat Al-Huffazh karya Al-Hafizh As-Suyuthi, dan lainya) ↩︎
- Beliau adalah Imam bagi dua tanah suci,Syamsuddin Muhammad bin Ahmad bin Hamzah Ar-Ramli. Murid dari Syaikhul Islam Zakariya Al-Anshari. Wafat tahun 1004 H. (Sumber: Al-Badru Thaali’ karya Asy-Syaukani) ↩︎
- Beliau adalah seorang Imam, Syaikhul Islam, bergelar Al-Hafizh, ahli fikih, Sirajuddin Abu Hafsh Umar bin Ruslan al-Kinani asy-Syafi’i, guru dari Al-Hafizh Ibnu Hajar. Wafat tahun 805 H. (Sumber: Thabaqat Al-Huffazh karya Al-Hafizh As-Suyuthi, dan lainya) ↩︎